Pengembangan
Alinea
Pengembangan paragraf adalah
rincian gagasan utama paragraf kalimat-kalimat penjelas.
Pengembangan paragraf mencakup dua hal yaitu :
Pengembangan paragraf mencakup dua hal yaitu :
- Perincian utama paragraf secara maksimal ke dalam gagasan bawahan atau kalimat-kalimat penjelas.
- penyusunan gagasan bawahan atau kalimat penjelas tadi ke dalam urutan yang teratur dan logis.
• Pengembangan paragraf itu dapat dilakukan dengan menggunakan :
- Metode Contoh
- Metode Analogi
- Metode Klasifikasi
- Metode Kausal
- Metode Proses
- Metode Definisi
- Metode Deduksi
1. Metode Contoh
Dipergunakan untuk menjelaskan gagasan utama paragraf dengan kalimat-kalimat penjelas.
Kalimat penjelas yang berupa contoh :
a. contoh-contoh spesifik,
b. contoh-contoh seperlunya untuk menunjang suatu kesimpulan,
c. contoh yang ada hubungan langsung dengan gagasan utama paragraf.
Perubahan telah terjadi pada industri tradisional.Berbagai jenis peralatan produk baru seperti mesin potong, mesin pres, mesin bor, mesin bubut mesin las kini telah meningkat kapasitasnya dengan berlipat ganda. Kapasitas mesin potong pada industri modern telah banyak meningkat sebanyak ribuan kalilipat selama 1900-an. Hal ini dimungkinkan karena telah ditemukannya logam yang tetap keras meskipun dioprasikan dalam kecepatan sangat tinggi. Disamping itu, telah tercipta pula mesin-mesin peralatan yang sangat kuat untuk mendukung proses tersebut.
Sebuah contoh sama sekali tidak berfungsi untuk membuktikan pendapat seseorang, tetapi dipakai sekedar untuk menjelaskan maksud penulis.
2. Metode Analogi
Pengembangan paragraf model ini diperlukan untuk membandingkan suatu yang sudah dikenal umum dengan gagasan yang belum dikenal umum.
Contoh :
Tata cara kehidupan masyarakat
primitif berbeda dengan modern. Masyarakat primitive dapat memenuhi kebutuhan
hidupnya dari bahan-bahan yang tersedia dilingkungannya tanpa membelinya. Jika
barang yang diperlukannya tidak ada dilingkungannya,maka mereka dapat
memperolehnya dari masyarakat tetangganya dengan sistem barter (saling menukar
barang).
Alat-alat yang diperlukan untuk
memenuhi kebutuhannya juga diperoleh dari lingkungannya, yaitu berupa batu,
tanah liat, atau pun dahan pohon yang diolah secara manual. Sedangkan
masyarakat modern memperoleh kebutuhannya dengan cara membeli barang atau
membayar jasa. Alat-alat yang diperlukan merupakan olahan dari pabrik yang juga
harus dibeli untuk memperolehnya.
3. Metode Klasifikasi
Menjelaskan bagaimana suatu gagasan ( pokok ) menjadi anggota dari kelas yang lebih besar.
Contoh :
" Pagi hari itu aku berolahraga
di sekitar lingkungan rumah. Dengan udara yang sejuk dan menyegarkan. Di
sekitar lingkungan rumah terdengar suara ayam berkokok yang menandakan pagi
hari yang sangat indah. Kuhirup udara pagi yang segar sepuas-puasku."
4. Metode Kausal
Artinya : sebab dapat berfungsi sebagai gagasan paragraf dan akibat sebagai kalimat penjelas. Atau sebaliknya, akibat dapat berfungsi sebagai gagasan paragraf dan akibat sebagai kalimat penjelas.
Metode ini dapat :
- Menentukan dengan jalan hubungan sebab akibat,
- Membedakan sebab sebenarnya dari hal-hal yang sesuai untuk menghasilkan suatu efek.
Contoh :
Masalah ekonomi yang dihadapi
masyarakat adalah masalah keuangan.Produksi barang dan jasa melimpah-limpah
ditawarkan kepada masyarakat,sedangkan kemampuan masyarakat untuk membeli dan
memperolehnya sangat terbatas.Penghasilan mereka rata-rata jauh lebih rendah
daripada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pokok.Oleh sebab itu,mereka tidak
bisa memperoleh semua barang dan jasa yang diperlukan.
5. Metode Proses
Menjelaskan fungsi pokok / gagasan paragraf. Dalam pengembangan paragaraf ini yang perlu diperhatikan :
- Penentuan tahap dasar suatu rangkaian.
- Penjelasan sedetail mungkin sesuai dengan keperluan - keperluan setiap tahap dalam kaitan. Pengembangan paragraf ini bersifat deskriptif dan bukan argumentatif.
Contoh :
Sebagai suatu fungsi penyediaan
jasa,akuntansi merupakan sumber informasi keuangan yang bersifat kuantitatif
kepada berbagai pihak yang berkepentingan.Sebagai suatu system
informasi,petugas akuntansi (akuntan) melaksanakan pengumpulan dan pengolahan
data keuangan perusahaan.Perusahaan harus selalu mengikuti perkembangan data
akuntansi sehari-hari.Hari ini perlu dilakukan sbagi pedoman untuk membuat
keputusan ekonomis.
6. Metode Definisi
Menjelaskan hakekat gagasan paragraf.
Hal yang perlu diperhatikan dalam metode ini :
- Penempatan pokok dalam kelas umum lalu menjelaskan perbedaannya dengan anggota kelas lainnya;
- Penentuan ciri khas konsep tersebut;
- Pemberian definisi terbatas tentang istilah atau konsep itu sesuai dengan keperluan.
Pada dasarnya, paragraf dengan
metode ini terdapat pada awal karangan, atau awal bab yang lebih panjang guna
menjelaskan konsep umum paragraf.
Contoh :
Loyalitas pelanggan adalah suatu
sikap dan prilaku seseorang untuk tetap bertahan dalam membeli sesuatu pada
took yang diyakininya sebagai took yang dapat dipercaya,baik tentang harga
maupun tentang kualitas barag.Meskipun banyak took-toko baru yang
bermunculan,ia tetap menjadi pelanggan yang setia pada took itu betapapun
gencarnya usaha pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan lain,keyakinannya
tidak goyah terhadap took yang dilangganiya.
7. Metode Deduksi
Menyajikan pernyataan umum sebagai
gagasan dan pernyataan khusus atau kalimat penjelas terlebih dahulu kemudian
diakhiri dengan kenyataan umum adalah induksi. Cara deduksi ini menempatkan
gagasan utama pada awal paragraf, kemudian diikuti dengan rincian - rincian
yang berupa kalimat - kalimat penjelas.
Contoh :
” Olahraga akan membuat badan kita
menjadi sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Fisik orang yang berolahraga
dengan yang jarang atau tidak pernah berolahraga sangat jelas berbeda.
Contohnya jika kita sering berolahraga fisik kita tidak mudah lelah, sedangkan yang
jarang atau tidak pernah berolahraga fisiknya akan cepat lelah dan mudah
terserang penyakit."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar